0rq1wUCXofwDDKcc12MmRQUWFOZdiOoWTQwUhac9

Amanat Pembina Upacara: Jadikan Sekolah Sebagai Rumah Kedua dengan Menjaga Kebersihan

Pelaksanaan upacara bendera rutin hari Senin kembali digelar di halaman utama sekolah pada Senin, 19 Oktober 2026. Upacara yang berlangsung dengan khidmat dan tertib tersebut diikuti oleh seluruh murid, dewan guru, serta staf sekolah sebagai bentuk penanaman kedisiplinan dan rasa cinta tanah air. 

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Ahmad Eko Purnomo S.Pd. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan yang sangat penting dan relevan dengan kehidupan sehari-hari warga sekolah, yaitu mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

Bapak Ahmad Eko Purnomo S.Pd menekankan bahwa sekolah pada hakikatnya adalah rumah kedua bagi kita semua. Sebagaimana kita menghabiskan sebagian besar waktu di sekolah untuk belajar, berinteraksi, dan beraktivitas, maka sudah seharusnya kita memperlakukan sekolah sama seperti rumah sendiri.

Menurut beliau, ketika kita sudah menganggap sekolah sebagai rumah kedua, maka akan tumbuh rasa memiliki dan rasa tanggung jawab untuk merawatnya. Rasa tersebut akan mendorong kita untuk secara sadar membersihkan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga fasilitas yang ada agar tetap nyaman digunakan.

Beliau juga menjelaskan bahwa upaya menjaga kebersihan tidak membutuhkan hal yang besar, melainkan dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten. Seperti membersihkan laci meja masing-masing, merapikan kelas setelah pelajaran selesai, melaksanakan piket kelas dengan penuh tanggung jawab, dan tidak membiarkan sampah berserakan di halaman.

Lebih lanjut, pembina mengaitkan antara kenyamanan lingkungan dengan prestasi akademik. Lingkungan belajar yang bersih, rapi, dan nyaman akan membuat proses belajar menjadi lebih fokus dan kondusif, sehingga berdampak positif pada saat pelaksanaan ujian Middle Semester maupun Semester.

Dengan suasana yang nyaman, siswa dapat menyerap materi dengan lebih baik dan maksimal, yang pada akhirnya akan menghasilkan nilai yang bagus dan memuaskan. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dan tidak terawat akan mengganggu konsentrasi belajar.

Apabila lingkungan kurang nyaman karena kotor, berdebu, dan tidak sehat, maka hal tersebut akan berdampak langsung pada penurunan semangat belajar sehingga nilai yang diperoleh menjadi rendah dan tidak maksimal.

Selain berdampak pada nilai akademik, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan masing-masing individu. Lingkungan yang bersih akan terhindar dari berbagai sumber penyakit, sehingga seluruh warga sekolah dapat beraktivitas dengan tubuh yang sehat dan bugar.

Melalui amanat tersebut, diharapkan seluruh murid dapat meningkatkan kesadaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan sekolah sebagai rumah kedua kita. Mari kita ciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan sehat demi prestasi dan kesehatan bersama.

Karya: Okta Via Madani XI. F2
Related Posts
Terbaru Lebih lama

Related Posts

1 komentar

  1. Mohon kerjasamanya murid2 untuk bisa merawat sekolah bersama2 dengan 👍

    BalasHapus